Archive for the nonton. Category

The Dark Knight

Posted on Thursday, July 24th, 2008 at 2:50 am

They call him…Batman. Di dunia kartun, siapa yang tidak mengenal figur kartun ini. Pahlawan dari Gotham City ini selalu nongol dan pegi secara diam-diam. Maklum lah…karakter superhero kan harus selalu misterius.

Berempat nonton aksi bruce wyne before midnite. Ceritanya mo buat perdana yang seru buat gebo yang belum penah masuk 21. Malah di sambut fizR yang radha macet di tengah jalan. Ungkit dan dibengkelin ternyata bener, busy motor nya yang kebasahan. Efek sore hari tadi nya yang motor di cuci bareng sama revo merah.
Ahh…terasa begitu lama aku tidak masuk amplaz. Cuci-cuci mata sambi jalan menuju lantai ketiga. Rencana mo maem bebek di daerah deket stasiun lempuyangan, meh di traktir sama esteh, tp berhubung waktu yang mepet untuk pemutaran movie nya, akhir nya ngganjal peyut maem mister burger di samping carrefour.

Sampai juga di atas. Ambil titipan tiket yang suda nitip sejak tadi ciang ama temen nya oci. Wait fur a minute, little chit chat with ‘washing eyes’, and go to bathroom first, masuk juga kita di studio 1.

And we watch the movie.
Seperti yang dulu-dulu. Musuh bebuyutan Batman adalah  Joker. Aku lumayan terkesan dengan cara berpikir joker dalam film itu. Terlihat kejahatan yang terencana. Idealisme joker yang terbalik dengan batman. Kejahatan bukan karena tujuan uang. Tap memang hanya ingin membuat chaos.

Ada yang merhatiin ga? Mobil bruce wyne yang Lamborgini. Kurasa kurang dari 5 menit mobil itu muncul di adegan kejar-kejaran mobil. Yang pada akhirnya cuman dibiarin ditabrak ama truk. Siyall…mbok ya make nya mobil yang murahan sadja napa yak.

Hal baru yang terlihat di film ini. Motor yang di ‘release’ dari batcar yang mengalami kerusakan. Jadi mobil nya mengalami auto destruct sebelum tiba-tiba nongol batman naik motor dari mobil itu. Liat sadja, motor itu bisa berdiri tanpa di standarin, lha ban motor nya lebar banget ikz… Trus juga, salah satu musuh batman. Baru tau aku cerita mula nya. Asal mula dari Two-Face.
Semula harvey dent dianggap sebagai white knight oleh gotham citizen. Karena dengan secara terang2an dia berani dan bisa membuat hampir separuh bandit menjadi berada di terali jeruji besi. Namun, setelah mengalami peperangan dengan joker dan merasa tidak terima akibat kematian rachel. Dent berubah menjadi jahat. Luka bakar di separuh wajah nya, efek kameranya benar-benar keren, seperti luka asli. Seperti pada gambar komiknya, white knight gotham city menjadi the Two-Face.

Aku telalu serius memperhatikan film nya. Aku menunggu-nnggu ada adegan yang bisa mengesankan aku. Dan ternyata…film nya biasa sadja. Segi cerita terlalu serius. Banyak sekali ‘take action’, sedikit guyonan sih ada, tp jayuz banget, lucu ne maksa. Adegan drama love nya pun bisa di hitung hampir tidak ada. Bahkan aku sependapat ma yang lain, klimaks nya ada terjadi beberapa kali. Hingga akhirnya yang sudah di kira ending jadi terasa tidak begitu mengena ke penonton (aku).

Viva Espana

Posted on Thursday, July 3rd, 2008 at 3:46 am

Spanyol, pemenang euro 2008. Lihat sadja diberita manapun. Semua pujian untuk spanyol. Satu kepuasan tersendiri untuk aku ketika spanyol memenangkan helatan bola termegah di eropa itu.

Sudah sangat lama aku menjadi penggemar tim matador itu. Betapa tidak, dalam negara itu mengalir darah real madrid. The most wonderfull football tim i think.

Nonton bareng tim kesukaan rame-rame ternyata menyenangkan juga. Bahkan, karena final euro 2008 itu jalan di malioboro terutama di jalan depan super televisi, tertutup oleh penonton yang duduk lesehan.

Jerman memang tim yang hebat. Tapi untuk malam itu, tim panser benar-benar takluk oleh spanyol. Dominasi bodyball jerman yang kuat terkalahkan oleh permainan cantik tim merah-kuning.

Pertandingan sepak bola final uero 2008 cukup menarik. Aku menikmatinya. Selamat untuk negara asal real madrid yang telah menjadi penguasa eropa. Viva el spain…!!

Ayat-Ayat Cinta

Posted on Friday, March 21st, 2008 at 7:26 pm

kae aac

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah (Fedi Nuril) adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah. Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya. Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah

Tersebutlah Maria Girgis (Carissa Putri). Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja. Lalu ada Nurul (Melanie Putria). Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak. Setelah itu ada Noura (Zaskia Adya Mecca). Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya

Terakhir muncullah Aisha (Rianti Cartwright). Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya. Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?

Seperti itu lah sinopsis dari 21. Nonton di baris kedua dari depan, ternyata mantap juga. Sejauh mata memandang, hanya secreen yang terliat, malah seperti nongkrongin layar tancep sadja. Teater 1 di 21 amplaz memang lumayan juga soundnya. Walaupun kemaren sempat ada sedetik dua detik suara dari pilm seperti terputus.

Aku belum baca buku nya. Sudah tidak tertarik dengan hal seperti itu. Maka nya penasaran ingin menyaksikan pilm nya sadja. Mungkin aku mengharapkan sesuatu yang lebih dari pilm ini. Sesuatu yang seperti di kesan kan oleh teman-teman ku yang suda baca, bahwa ayat-ayat cinta sangat menawan. Tapi ternyata ku biasa sadja. Harus baca bukunya kali ya. Eh…bener ga, surat buat fahri dari noura itu di potong ya kata-katanya..kok sepertinya pendek banget gituh…

Masih seputar cerita percintaan. Hidup seorang mahasiswa teladan yang tiba-tiba kaya, taaruf dengan gadis dari keluarga kaya. Cinta di tolak fitnah bertindak. Patah hati mendalam karena di tinggal menikah sebelum pengungkapan. Ketegaran seorang wanita demi menyelamatkan hidup sang suami. Pengorbanan perasaan secara sengaja dengan memberikan dan membiarkan seseorang yang di cinta menjalin kasih dengan wanita lain.

Salah satu lagi cerita tentang Cinta. Ada adegan yang membuat ku tersenyum, merinding dan membuat ku terpukau pada pilm ini. Wajah manis maria ketika bercerita dengan semangat kepada fahri,yang juga sedang memperhatikan sebuah tanda gambar cross pada tangan kiri maria, tentang bahwa dia sangat menyukai isi dari Al-Quran dan menghapalnya, padahal dia bukan seorang muslimah. Ketika fahri di penjara dan seorang napi memakinya dengan kata-kata Tuhan sedang berbicara pada nya dengan ujian yang harus dia terima dengan ihklas (sumpah, ku merinding melihat napi itu berteriak dengan menyebut nama Tuhan ku, ~,~). Dan yang ketiga, pada angle camera yang di arahkan dari atas, ketika mereka bertiga sedang melakukan sholat, dengan maria pada posisi tertidur mengenakan jilbab, dia saat itu menjadi muslimah.

Film yang bagus untuk sedikit mengingatkan orang-orang yang lagi lupa dengan ajaran agama Islam. Dan ku baru liat, poligami ternyata seperti itu ya. Bikin adil istri satu sadja susah..apa lagi dua. Biar kenal ama pasangannya, maka nya pacaran dulu donk…hahaha

MuPeng Movie.

Posted on Wednesday, January 30th, 2008 at 4:36 pm

mupeng

Pada dasarnya aku suka banget nonton film. Buatku film adalah hasil karya yang kreatif, sangat imaginatif. Bukan hanya efek suara dan gambar yang aku nikmati. Tapi menikmati jalannya ceritanya. Merasakan apa yang ada dalam pikiran peran yang mainkan oleh sang pemeran utama atau figurannya. Be in anoher person mind.

Film barat lebih aku suka. Sangat beragam cerita tentang fiksi ilmiah, efek visual, kehidupan, cinta, sampai yang berbau mistis n magic hingga semua yang bisa memacu adrenalin. Asikk…untuk di nikmati film-filmnya. Yang paling penting, tidak tanggung-tanggung dalam pengambilan gambarnya. Seperti sungguh-sungguh terjadi.

Film japan atau mandarin sebenarnya menarik juga. Cuma aku kurang sering nonton film dari laut timur itu. Seringnya yang aku temukan bercerita tentang kehidupan dan kelucuan. Yang bagus-bagus jarang di siarin di tivi Indonesia sihh. Hehe..ketauan cuma modal tipi doank buat nontonnya. Lha abis sering ga sempet buat pinjem film di rentalan, eh kalo di sempetin sih minjem bisa, tapi nontonnya itu yang jadi ga nikmat kalo diburu dengan aktivitas lain.

Manca negara sih boleh di akuin kualitasnya, lalu dengan yang dalam negri…?? Tetep nonton lahh. Biarpun masih radha meremehkan. Tapi untuk film yang di puter di bioskop, mayoritas memang aku bisa bilang bagus. Kreatif dan menghibur. Untuk segi film animasi memang masih tertinggal dari yang lain. Asal bukan setantron sadja…!!

Beginilah nasib tipe manusia muka pengen nonton film terus. Jadi kadang merasa sedih sendiri. Jarang meluangkan waktu untuk bisa sedikit menikmati hidup di bumi. Film. Sangat mengesankan. Kadang, tidak harus mengalami untuk bisa merasakan. Cukup menontonnya sadja.

Meet Joe Black

Posted on Tuesday, October 23rd, 2007 at 3:53 pm

Meet Joe Black

Meet Joe Black menceritakan tentang Death yang sedang istirahat dari kerja rutinnya dan menghuni tubuh dari anak muda yang baru-baru ini meninggal untuk belajar merasakan menjadi manusia. Ini adalah merupakan film lambat yang menggambarkan tentang banyak pertimbangan-pertimbangan dan tujuan-tujuan hidup untuk menyatakan pemikirian seseorang dalam hidup dan berbagai keinginan untuk keluarganya, yang disebabkan oleh suatu pertemuan fisik dengan kematian-Death itu sendiri.

Film ini meliputi tiga karakter pemain utama; Death yang naif (diperankan oleh Brad Pitt), pengalaman-pengalaman yang pertama dengan kesenangan-kesenangan yang sederhana (seperti merasakan selai kacang), pemandu hidup pilihan Death (diperankan oleh Anthony Hopkins), mencoba untuk mengatur bisnisnya berdasarkan prinsip-prinsip yang ditemukan ketika masih hidup, dan suatu percintaan antara “Joe Black” dan gadis muda, Susan, putri pemandu itu (diperankan oleh Claire Forlani).

Sebuah karya film yang menampilkan tentang kebijaksanaan, kasih sayang, dan percintaan. Sangat layak ditonton untuk remaja dan dewasa. Memahami alur jalan cerita film ini, dan mungkin akan dapat menemukan sedikit tambahan pandangan akan kehidupan dan kematian.